Articles by "News"

Ponsel Pertama Windows 10 Rilis 6 Oktober

Ponsel Pertama Windows 10 Rilis 6 Oktober

Jakarta - Microsoft tak mau ketinggalan dengan produsen-produsen lain yang sudah meluncurkan ponsel jagoannya ke pasaran. Raksasa software ini sudah menyebar undangan acara yang akan digelar 6 oktober mendatang. Spekulasi lantas mengarah ke ponsel pertama Windows 10.

Mengacu pada bocoran yang selama ini beredar, sangat mungkin ponsel yang dimaksud adalah Lumia 950 dan 950 XL – sebelumnya sempat dibilang Lumia 940 dan 940 XL. Ponsel ini memang menjanjikan spesifikasi mumpuni, layarnya disebut mengusung resolusi QHD (2.560 x 1.440 pixel) dan dibekali kamera PureView 20 MP.

Sedangkan prosesornya menggunakan Snapdragon 808 yang berteknologi enam (hexa) core, dan dipadu dengan penggunaan RAM sebesar 3 GB. Besaran memori internalnya juga lumayan, kapasitasnya mencapai 32 GB. Selain itu, port USB-C juga mungkin bakal pertama kali hadir di seri Lumia melalui kedua ponsel.

Beberapa waktu lalu CEO Microsoft Satya Nadella pernah bilang Microsoft butuh ponsel yang hebat untuk bisa bersaing dengan produsen-produsen lainnya. Bisa jadi Lumia 950 dan 950 XL jadi jawaban atas hal tersebut, karena punya spesifikasi yang membuatnya layak bersanding dengan ponsel premium terbaru yang telah dirilis.

Tapi terlepas dari spesifikasi premiumnya, daya tarik kedua ponsel tentu juga berasal dari OS yang diusungnya. Ya, kalau jadi Lumia 950 dan 950 XL bakal jadi ponsel pertama yang dibenamkan Windows 10. Adapun lokasi peluncurannya akan dilakukan di Skylight, Moynihan Station, New York, Amerika Serikat, pada jam 10 pagi.

Kejutan Microsoft tak sampai di situ, seperti detikINET kutip dari VR-Zone, Selasa (15/9/2015), kabarnya Microsoft juga akan merilis tablet Surface Pro 4, gelang pintar Microsoft Band, dan konsol game Xbox One Mini di acara yang sama.

Namun soal Xbox One Mini masih disangsikan, karena beberapa waktu lalu Phil Spencer yang merupakan Head of Xbox telah menepis isu yang beredar soal versi mungil Xbox One tersebut.

Canon: Kami Masih Jawara Kamera

Canon: Kami Masih Jawara Kamera
Jakarta - Meski pasar kamera secara umum menurun, Canon mengklaim masih memimpin. PT Datascrip selaku distributor resmi Canon di Indonesia mengatakan, Canon masih mendominasi untuk pasar kamera SLR dan kamera compact.

"SLR nyaris 60%, sedangkan compact 30%. Data first half tahun ini, Canon Indonesia menjual 50 ribu unit kamera SLR dan 75 ribu unit kamera saku," kata Division Manager Image Communication Product Division Datascrip Sintra Wong di Pisa Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2015).

Tak dipungkiri, angka ini mengalami penurunan dari periode yang sama di tahun lalu. Untuk penjualan kamera SLR turun 35%, sementara kamera saku sebesar 25%.

"Kamera smartphone semakin canggih, membuat kamera entry level termakan. Penurunan terjadi, sebagian dari sana penyebabnya. Tapi kalau kita bagi per segmen, untuk tren kamera dengan zoom panjang itu berkembang," terangnya.

Dalam kesempatan ini, PT Datascrip mengumumkan ketersediaan Canon Powershot G3 X di Indonesia. Kamera yang dibanderol Rp 11,5 juta ini menyajikan kepraktisan dan kemudahan memotret jarak jauh dengan hasil gambar tajam dan berkualitas.

Untuk kamera baru ini, Canon menargetkan penjualan mencapai 1.000 unit hingga akhir tahun ini. Berbagai promosi di media sosial dan pengenalan mengenai komunitas pun gencar dilakukan.

Soal harga terkait dengan kondisi melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar, dikatakan Sintra akan mengikuti jika terjadi lonjakan yang cukup signifikan dan berbagai pertimbangan lain.

"Perubahan harga kamera itu per item. Ada kamera yang marginnya kita masih besar, kita ga akan naikin kalau masih bisa survive. Ada beberapa yang memang kita harus ikut sebesar perubahan kurs. Jadi sangat variatif perubahan harga kita," tutupnya.

Twitter
Screenshot e-mail mahasiswa Indonesia untuk hacker legendari Kevin Mitnick (kanan).
 
Seorang mahasiswa asal Indonesia bernama Raffy Nindyo meminta bantuan hacker legendaris, Kevin Mitnick. Sayangnya, permohonan itu bukan untuk hal positif, melainkan justru untuk meretas situs web universitas tempat ia menuntut ilmu.

Permintaan itu diledek oleh Mitnick dengan mencuitkan, "Anyone want this client? I am too busy. LOL" di akun Twitter-nya, pada Rabu (3/9/2014). Ia juga menyertakan tangkapan layar ponsel berisi e-mail dari sang mahasiswa Indonesia.

Dalam e-mail tersebut, Raffy menulis, "Excuse me Mr. Mitnick. I am from Indonesia. I have a request. Can you help me to hack my university's website, for changing my university grade?? thanks".

Keinginan Raffy untuk mengubah nilai-nilai ujian atau nilai IPK-nya itu tentu saja ramai dibicarakan para pengguna media sosial di Indonesia. Kelakuan memalukan ini tak pelak menjadi bahan candaan pengguna di Facebook dan Twitter.

Salah satu pengguna Twitter berkomentar sambil bercanda, "Kenapa Raffy tidak minta bantuan hacker jago asal Indonesia, Jim Geovedi."

Belum jelas juga apakah Raffy dalam e-mail itu memang serius atau sekadar menggoda Mitnick, yang memang punya reputasi cukup "menyilaukan".

Kevin Mitnick terkenal sebagai peretas komputer paling dicari FBI sebelum akhirnya ditangkap pada 1995. "Prestasi" Mitnick pada saat masih berusia 16 tahun adalah membobol sistem komputer dua vendor komputer, DEC dan Pacific Bell.

Ia juga sempat membobol jaringan Motorola, NEC, Sun Microsystems, dan Fujitsu Siemens. Kini, ia kapok jadi peretas dan menjadi konsultan sekuriti.

Belum ada informasi apakah benar Raffy adalah mahasiswa asal Indonesia dan apa nama universitas tempat ia kuliah.

Sumber : - | Author : Autoevolution
Honda punya teknologi "derek maya".

Honda akan memperkenalkan teknologi automated highway driving  di World Congress on Intelligent Transport Systems pada 7-11 Oktober 2014, di Detroit, Amerika Serikat (AS). Teknologi ini diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan mobil otonomos.

Dikutip dari mfrtech.com, Kamis (4/9/2014), teknologi ini merupakan pengembangan dari fitur cruise control dan lane departure. Penggunaannya di jalan raya akan diuji di salah satu ruas jalan sepanjang 12,8 km di Detroit.

Elemen kunci yang coba dicapai adalah kemampuan mengatasi kebutuhan pengereman, bertahan di jalur, dan adaptasi kecepatan saat di jalur bebas hambatan.

Fitur lane-level hazard dan automated lane change akan menggunakan sistem vehicle-to-vehicle (V2V) untuk memperingatkan pengemudi bila ada rintangan. Selain itu, jika dibutuhkan atau dalam kondisi bahaya, setir bisa membelokkan roda secara otomatis.
“Derek maya“

V2V juga punya kemampuan "derek maya". Ide ini diciptakan untuk membantu pengemudi yang sedang mengalami gangguan kesehatan. Dijelaskan, bila pengemudi butuh bantuan (misalnya, terkena serangan jantung atau stroke), ia bisa meminta pertolongan kepada mobil lain yang juga memiliki V2V.

Bila terkoneksi, mobil bisa berjalan di belakang mobil penolong seperti sedang diderek, tetapi tanpa menggunakan pengait, hanya mengandalkan sistem V2V. Fitur ini bisa digunakan hingga ke tempat aman, misalnya ke rumah sakit. Teori lain, teknologi ini juga bisa digunakan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang timbul dari kesalahan pengemudi mabuk.

Sepeda motor dan pejalan kaki
 
Tidak cuma itu, Honda juga mengembangkan ide lain dari V2V, yaitu vehicle-to-motorcycle (V2M), vehicle-to-pedestrian (V2P), dan vehicle-to-bicycle (V2B). Tujuannya untuk membuat perjalanan aman bagi semua orang.

"Kreasi dan pengembangan sistem transportasi pintar merepresentasikan cara baru agar suatu saat nanti tidak ada lagi tabrakan saat berlalu lintas, cedera, bahkan kematian. Kami akan mendemonstrasikan visi kami untuk mewujudkan mimpi Honda dalam menciptakan lingkungan bebas tabrakan dengan terus memamerkan inovasi teknologi," kata Frank Paluch, President of Honda R&D Americas, Inc.

Ars Technica
Komponen dalam CPU Intel Core i7-5960X yang memiliki 8 inti pemrosesan.
KOMPAS.com - Di bulan Maret lalu Intel telah mengeluarkan bocoran highlight produk-produk CPu-nya yang akan dirilis tahun ini.

Kini, Intel menghadirkan salah satu keluarga Haswell E dan Core i7 Extreme Edition, prosesor yang ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan kecepatan, serta untuk CPU workstation.

Dilansir dari Ars Technica (29/8/2014), keluarga i7 yang baru terdiri atas tiga chip baru. Dua di antaranya adalah prosesor dengan enam core.

Mereka adalah Core i7-5820K (harga retail 389 Dollar AS) dengan clock 3,3 GHz Turbo Boost hingga 3,6 GHz , dan Core i7-5930K (harga retail 583 Dollar AS) dengan clock 3,5 GHz dan Turbo Boost hingga 3,7 GHz.

Keduanya sama-sama memiliki fitur HyperThreading, L3 cache 15 MB, serta TDP 140W. Bedanya, selain dari kecepatan clock memori, versi i7-5820K hanya memiliki PCI Express 3.0 28 lane alih-alih 40 lane.

Walau demikian, jumlah tersebut masih 16 lane lebih banyak dibanding model-model CPU quad-core.
Selain itu, masih ada prosesor 8 core i7-5960X (harga retail 999 DOllar AS) yang memiliki kecepatan clock 3,0 GHz, Turbo Boost hingga 3,5 GHz, dan cache 20 MB.

Selain CPU, Intel juga menghadirkan motherboard untuk keluarga Haswell-E yang menggunakan soket LGA 2011 v3.

Jika konsumen ingin beralih dari Ivy Bridge ke Haswell, maka motherboard Ivy Bridge-E dan Haswell-E tidak akan kompatibel dengan CPU-CPU baru yang dirilis tadi.

Selain itu, upgrader juga harus membuang memori DDR3 mereka, karena Haswell-E menjadi platform Intel pertama yang mengintegrasikan dukungan RAM DDR4.

Chipset baru juga diperkenalkan Intel untuk melengkapi sistem hardware terbarunya. Chipset X99 yang diperkenalkan Intel memiliki dukungan total 14 port USB (enam di antaranya merupakan USB 3.0), satu port gigabit Ethernet, delapan PCI Express 2.0, audio support, dan 10 port SATA III.

Haswell-E yang diperkenalkan Intel juga telah mendukung fitur Thunderbolt 2.0. Nmaun pabrikan motherboard harus mengintegrasikan kontroler khusus agar mendukung fitur kecepatan transfer data tinggi itu.

 
BBC
Robot dengan berbagai keterampilan sedang dikembangkan.
Sejumlah peneliti di Amerika Serikat mengembangkan otak robot supercerdas yang bisa belajar secara mandiri dengan memindai jutaan halaman di internet.

Disebut sebagai "Robo Brain", robot ini didesain untuk memperoleh berbagai macam keterampilan dan pengetahuan dari informasi publik yang tersedia di dunia maya, seperti YouTube.

Informasi yang sudah dipelajari ini nantinya bisa diakses oleh robot-robot lain di seluruh dunia, membantu mereka mengerjakan pekerjaan harian.

Sebuah proyek yang mirip juga telah dikembangkan di Eropa dengan nama "Robo Earth" dan pernah ditunjukkan ke publik oleh para peneliti di Universitas Eindhoven, Belanda, Januari kemarin.

Namun, tidak seperti Robo Earth, Robo Brain bisa membangun sendiri pemahamannya dari internet, bukan diprogram oleh manusia.

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Universitas Cornell, Brown, Stanford dan California, serta didukung oleh sejumlah perusahaan, seperti Google dan Microsoft.

Membantu pekerjaan

Robo Brain sudah mulai "belajar" dari informasi di internet bulan lalu.

Para peneliti mengatakan otak ini telah memilah-milah sekitar satu miliar gambar, 120.000 video YouTube dan 100 juta dokumen yang berisi instruksi manual.

Sejumlah kemampuan pun sudah diperoleh termasuk mengenali kursi, dan mengerti bagaimana microwave dan payung digunakan.

Salah satu peneliti, Ashutosh Saxena, dari Universitas Cornell, mengatakan idenya adalah menciptakan sebuah otak yang memungkinkan robot bisa melakukan tugas-tugas di sekitar rumah atau di tempat kerja.

Para ahli percaya robot yang bisa membantu pekerjaan rumah ini mungkin bisa tersedia dalam waktu 10 tahun mendatang.

Adapun robot mirip manusia, yang dapat membantu penyandang disabilitas atau manula, kini juga sedang dikembangkan.

KOMPAS.COM

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget